Posted by indra on January 31st, 2011 — Posted in Pengumuman

Radio Komunitas Twitter Indonesia (RKTI) adalah sebuah radio Internet berbasis Shoutcast, yang awalnya saya buat hanya untuk menyalurkan hobi siaran saya dan sharing playlist dengan teman-teman di tanah air. Dulunya radio ini saya buat untuk teman-teman di IRC, namun karena dunia per-IRC-an sudah semakin sepi, akhirnya saya sharing playlist saya dengan teman-teman di Twitter.
Bagaikan gayung bersambut, siaran radio dengan DJ tunggal yang tadinya hanya seminggu sekali setiap Jum’at malam itu semakin banyak pendengarnya. Dan tidak hanya mendengarkan, banyak teman-teman di Twitter yang juga ingin mencoba siaran di radio itu. Akhirnya saya ajak juga rekan-rekan di Twitter untuk menjadi DJ dan siaran di radio tersebut.
Seiring dengan bertambahnya jumlah DJ yang siaran, radio tersebut pun semakin berkembang dan mulai semakin dikenal lebih luas di kalangan komunitas Twitter Indonesia. Di bulan November 2010, sudah ada sekitar 30 tweeps Indonesia yang ikut meramaikan kancah penyiaran di radio ini. Pada saat ini, berdasarkan jadwal siaran yang di-manage oleh rekan-rekan DJ dalam bentuk spreadsheet di Google Docs, tercatat sekitar 57 DJ yang pernah siaran di radio ini, walaupun tidak semuanya aktif siaran setiap hari.
Nama RKTI (Radio Komunitas Twitter Indonesia) pun diresmikan pada bulan Desember 2010, disusul dengan peluncuran situs resminya, http://rkti.net/ pada tanggal 24 Desember 2010, yang dibidani dan di-manage oleh Hedwigus (@hedwigus), salah seorang DJ RKTI. RKTI pun secara reguler mulai melakukan siarannya setiap hari selama 24 jam, dengan rata-rata 10-20 concurrent listeners setiap harinya. Jumlah pendengar tersebut belum termasuk mereka yang tidak terdeteksi jika mendengarkan RKTI melalui situs Shoutcast di http://www.shoutcast.com/, dan pendengar rekan-rekan IRC yang kadang masih suka mendengarkan RKTI melalui server radio lama yang di-host di Amerika Serikat, yang saya set me-relay server utama RKTI yang di-host di Singapura .
Mulai Januari 2011, seiring dengan pergantian tahun, RKTI mencanangkan untuk memberikan sajian dengan muatan tema yang berbeda dan regular per minggunya, termasuk salah satunya dengan meliput langsung kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan komunitas Twitter di Indonesia. Beberapa liputan langsung yang disiarkan oleh RKTI tahun lalu diantaranya adalah event Bancakan bersama DJ @nugrahadi, event FOWAB #4 All About Freelance bersama DJ @moyocatur dan event Bandung Enterpreneur Forum: Back to Blog bersama DJ @donnyreza.
Bulan ini, RKTI juga meliput secara langsung acara StartupLokal Meetup v.9: Acquisition: take it or leave it bersama DJ @kokonic, interview dengan The Hermes team bersama DJ @rsenapati dan @hedwigus, serta acara WordCampID 2011 di Bumi Sangkuriang, Bandung bersama DJ @donnyreza. Di acara StartupLokal Meetup v.9 yang menghadirkan Satya Witoelar dan ceritanya mengenai akuisisi Koprol oleh Yahoo!, RKTI mencapai rekor jumlah pendengar sebanyak lebih dari 90 orang!
RKTI juga mulai menyajikan tema acara reguler setiap minggu-nya, seperti sajian tema cinta, diskusi tentang sepakbola, hingga sesi lagu-lagu drama Korea dan sesi Galau After Midnight. Para DJ RKTI juga mulai bereksperimen untuk melakukan siaran bersama melalui Yahoo! Messenger dan Skype, yang sangat berguna untuk memudahkan para DJ melakukan wawancara jarak jauh di RKTI.
Pendengar RKTI bisa me-request lagu selama ada DJ aktif yang mengisi radio dan bisa memutarkan lagu pesanan. Untuk memesan (request) lagu, pendengar bisa mention DJ yang sedang bertugas melalui Twitter. Informasi mengenai jadwal acara dan nama DJ yang mengudara akan diumumkan melalui akun Twitter @RKTI, yang secara reguler di-update oleh rekan-rekan admin RKTI: @rasjawa, @akuiniobenk, @hedwigus, @rsenapati, @donnyreza dan saya sendiri.
RKTI bisa diakses melalui URL streamingnya: http://r.rkti.net:8000/listen.pls dengan menggunakan Winamp, Windows Media Player, iTunes atau player favorit lain di komputer Anda, ataupun dengan menggunakan player di gadget handphone Anda. RKTI bisa didengarkan dengan menggunakan smartphones Blackberry, Android dan iPhone. Beberapa tipe smartphone Nokia terbaru juga bisa mendengarkan RKTI. Radio streaming RKTI juga bisa diakses dengan mengaktifkan player yang ada di situs RKTI, http://rkti.net/.
Jika Anda ingin memberikan masukan atau feedback untuk RKTI, jangan sungkan-sungkan untuk mengontak saya melalui e-mail ataupun Twitter. Anda juga bisa memberikan komentar di artikel blog ini. Oh iya, jika Anda juga tertarik untuk ikut siaran di RKTI, silahkan kontak saya. So far RKTI menganut sistem keterbukaan, siapa saja yang berminat, bisa untuk siaran di RKTI. Syaratnya hanya komputer yang dilengkapi dengan headset dan microphone, serta koneksi Internet yang memadai untuk streaming.
Yuk, mari kita beramai-ramai mendengarkan RKTI.
Jangan lupa, follow akun Twitter RKTI untuk selalu memantau siapa DJ yang sedang siaran, atau topik apa yang sedang dibahas di RKTI. Sampai ketemu di udara.
Link terkait:
Comments disabled here, visit the original permalink by clicking the title to add comments.
Posted by indra on October 3rd, 2009 — Posted in Pengumuman
Banyak sekali blogger Indonesia di Singapura, yang dulu aktif nge-blog, sudah pindah ke negara lain, either meneruskan rantauan ke negara lain ataupun pulang ke Indonesia. Kalaupun masih ada yang tinggal di Singapura, para blogger tersebut, termasuk saya, sudah jarang sekali nge-blog, apalagi mengingat trend aktifitas microblogging melalui Twitter dan jejaring sosial melalui Facebook sudah meng-”outgrown” (pinjem istilah om Renatha) blog.
Sebagai contoh, bisa dilihat foto-foto gathering terakhir para blogger Indonesia di Singapura, dengan bintang tamu Pak Budi Rahardjo, pada bulan Desember 2007 yang lalu. Banyak rekan-rekan blogger yang ada di foto-foto itu yang sudah tidak tinggal di Singapura lagi, atau sudah tidak aktif nge-blog. Andri, Indi dan Rani, Goio, Fajri dan Arief sudah tidak tinggal di Singapura lagi. Sementara “sisa” para blogger yang masih di Singapura seperti saya, mbak Hany, Didik Achmadi juga sudah tidak terlalu aktif nge-blog.
Namun, seperti kata pepatah, people come and go, ada yang pergi tapi ada juga yang datang. Komunitas blogger Indonesia di Singapura kedatangan dua blogger yang cukup terkenal di ranah blogosphere Indonesia, yang pindah ke Singapura untuk bekerja.
Yang pertama, namanya sudah tidak asing lagi di dunia persilatan, eh, blogosphere Indonesia. Siapa lagi kalau bukan Pak Budi Putra, full-time blogger pertama Indonesia dan juga CEO dari Asia Blogging Network (ABN). Beliau pindah ke Singapura setelah bekerja untuk Yahoo!, sebagai Country Editor untuk Yahoo! Indonesia. Beliau sementara ditempatkan di Singapura dulu sambil membantu Yahoo! setting-up kantor di Indonesia.
Saya sudah cukup lama kenal dengan Pak Budi, sejak beliau masih bekerja di Tempo Interactive. Dan setiap kali beliau mampir ke Singapura, pasti beliau akan selalu menyempatkan diri untuk janjian ketemu dengan saya, di sela-sela kesibukannya.
Saya ingat pertama kali ketemu dengan beliau adalah ketika kami bertiga, bersama Pak Rane “JaF” Hafied, ngobrol di Starbucks Orchard Road, seberang hotel Meritus Mandarin tempat Pak Budi menginap.
Yang kedua adalah seorang blogger Indonesia yang juga kebetulan adalah salah satu blogger ABN. Beliau adalah Yessi Pratiwi, yang sekarang bekerja sebagai global marketing di Lux, yang bernaung di bawah perusahaan Unilever Asia. Saya pertama kali bertemu dengan beliau di acara buka puasa bersama komunitas IMAS di Masjid An-Nahdhah, Bishan, sekitar sebulan yang lalu.
Saya, tentu saja, sudah memasukkan blog Pak Budi dan Yessi ke daftar kontributor Planet Singapura, situs agregasi blogger Indonesia di Singapura yang saya kelola, semoga berkenan. Selamat datang di Singapura.
Comments disabled here, visit the original permalink by clicking the title to add comments.
Posted by indra on June 24th, 2008 — Posted in Blogging, Komunitas Singapura, Obrolan IT, Pengumuman
Saya baru saja melakukan “perampingan” terhadap Planet Singapura dengan menghapus beberapa blog dari daftar kontributor. Perampingan ini terpaksa saya lakukan karena sistem update agregasi blog yang seharusnya berjalan otomatis, ternyata tidak berjalan sebagaimana mestinya. Saya terpaksa harus melakukan proses update secara manual dari dashboard satu persatu.
Saya tidak tahu penyebab utama dari masalah ini, tapi saya perkirakan ini karena jumlah blog yang diagregasi terlalu banyak. Agregasi blog saya yang lain — dengan daftar kontributor lebih sedikit — tidak mengalami masalah ini. Sebelum perampingan, ada sekitar lebih dari 70 blog yang diagregasi di Planet Singapura, dan beberapa dari blog tersebut sudah tidak aktif dan bahkan ada beberapa yang sudah tidak ada lagi (sudah dihapus). Sehingga saya memutuskan untuk melakukan “perampingan” dan menyeleksi lagi blog-blog yang diagregasi di Planet Singapura.
Dengan sangat menyesal, saya terpaksa menghapus beberapa blog dari daftar kontributor Planet Singapura. Tidak ada kriteria baku yang saya gunakan untuk menentukan blog-blog yang saya hapus, tapi secara umum blog-blog yang dihapus tersebut adalah:
- Blog yang dimiliki blogger Indonesia yang sudah tidak lagi tinggal di Singapura;
- Blog yang tidak aktif dan tidak ada update terakhir di tahun ini (2008), kecuali untuk beberapa blog tertentu yang saya sengaja ingin keep di daftar sindikasi (e.g. blog almarhumah Bunda Inong); dan
- Blog yang isinya redundan dengan blog lain milik blogger yang sama, yang juga sudah tersindikasi di Planet Singapura (e.g. Multiply dan Blogger).
Khusus untuk blog-blog saya, saya sendiri sudah menghapus semua blog saya dari daftar kontributor, dan hanya memasukkan RSS feed Planet Indra (agregasi blog-blog saya) ke dalam daftar kontributor, untuk menghemat jumlah list sindikasi.
Sewaktu menghapus sebuah blog dari daftar sindikasi, saya memilih option ini:
Delete this syndicated link, but keep posts that were syndicated from it (as if they were authored locally).
Ini berarti walaupun blog-nya dihapus dari daftar sindikasi, artikel-artikel sebelumnya yang sudah tersindikasi tidak akan dihapus dari situs Planet Singapura. Saat ini, jumlah blog yang teragregasi di Planet Singapura setelah proses perampingan menjadi sekitar 40-an.
Saya meminta maaf kepada rekan-rekan yang blog-nya terhapus dari daftar kontributor setelah proses perampingan ini.
Catatan:
- Jika ada rekan-rekan yang juga menggunakan FeedWordPress dan menghadapi masalah yang mirip dengan yang saya alami diatas, apalagi jika Anda mempunyai solusinya, silahkan kontak saya.
Any help is really appreciated.
- Jangan segan-segan juga untuk mengontak saya kalau ada yang ingin protes kenapa blog-nya dihapus dari daftar sindikasi Planet Singapura. Segala bentuk komplain akan saya terima dengan senang hati.
Comments disabled here, visit the original permalink by clicking the title to add comments.