Perampingan Planet Singapura

Posted by indra on June 24th, 2008 — Posted in Blogging, Komunitas Singapura, Obrolan IT, Pengumuman

Saya baru saja melakukan “perampingan” terhadap Planet Singapura dengan menghapus beberapa blog dari daftar kontributor. Perampingan ini terpaksa saya lakukan karena sistem update agregasi blog yang seharusnya berjalan otomatis, ternyata tidak berjalan sebagaimana mestinya. Saya terpaksa harus melakukan proses update secara manual dari dashboard satu persatu. :(

Saya tidak tahu penyebab utama dari masalah ini, tapi saya perkirakan ini karena jumlah blog yang diagregasi terlalu banyak. Agregasi blog saya yang lain — dengan daftar kontributor lebih sedikit — tidak mengalami masalah ini. Sebelum perampingan, ada sekitar lebih dari 70 blog yang diagregasi di Planet Singapura, dan beberapa dari blog tersebut sudah tidak aktif dan bahkan ada beberapa yang sudah tidak ada lagi (sudah dihapus). Sehingga saya memutuskan untuk melakukan “perampingan” dan menyeleksi lagi blog-blog yang diagregasi di Planet Singapura.

Dengan sangat menyesal, saya terpaksa menghapus beberapa blog dari daftar kontributor Planet Singapura. Tidak ada kriteria baku yang saya gunakan untuk menentukan blog-blog yang saya hapus, tapi secara umum blog-blog yang dihapus tersebut adalah:

  1. Blog yang dimiliki blogger Indonesia yang sudah tidak lagi tinggal di Singapura;
  2. Blog yang tidak aktif dan tidak ada update terakhir di tahun ini (2008), kecuali untuk beberapa blog tertentu yang saya sengaja ingin keep di daftar sindikasi (e.g. blog almarhumah Bunda Inong); dan
  3. Blog yang isinya redundan dengan blog lain milik blogger yang sama, yang juga sudah tersindikasi di Planet Singapura (e.g. Multiply dan Blogger).

Khusus untuk blog-blog saya, saya sendiri sudah menghapus semua blog saya dari daftar kontributor, dan hanya memasukkan RSS feed Planet Indra (agregasi blog-blog saya) ke dalam daftar kontributor, untuk menghemat jumlah list sindikasi.

Sewaktu menghapus sebuah blog dari daftar sindikasi, saya memilih option ini:

Delete this syndicated link, but keep posts that were syndicated from it (as if they were authored locally).

Ini berarti walaupun blog-nya dihapus dari daftar sindikasi, artikel-artikel sebelumnya yang sudah tersindikasi tidak akan dihapus dari situs Planet Singapura. Saat ini, jumlah blog yang teragregasi di Planet Singapura setelah proses perampingan menjadi sekitar 40-an.

Saya meminta maaf kepada rekan-rekan yang blog-nya terhapus dari daftar kontributor setelah proses perampingan ini.

Catatan:

  1. Jika ada rekan-rekan yang juga menggunakan FeedWordPress dan menghadapi masalah yang mirip dengan yang saya alami diatas, apalagi jika Anda mempunyai solusinya, silahkan kontak saya. :)   Any help is really appreciated. :) :)
  2. Jangan segan-segan juga untuk mengontak saya kalau ada yang ingin protes kenapa blog-nya dihapus dari daftar sindikasi Planet Singapura. Segala bentuk komplain akan saya terima dengan senang hati. :)

Gelanggang Samudra, Ancol

Posted by IndraPr on June 24th, 2008 — Posted in indonesia, information, travel

This article is originally posted on ABN's Asia Travel Blog here.

 

Gelanggang Samudra is an animal-based theme park, which is one of the attractions at the Taman Impian Jaya Ancol recreation park located in Jakarta, Indonesia. Ancol itself is a popular recreation park among Indonesians, located within the shore of the Jakarta bay, north of the city. However, being an aging attraction, it seems that Gelanggang Samudra is not as popular as other attractions such as the Sea World, which is located next to Gelanggang Samudra, the Atlantis Water Adventure and the more thrilling Dunia Fantasi.

For me, I found out that the Gelanggang Samudra is more educative to the kids. There are three animal shows, namely dolphin show, sealion show and other various animals show, staged several times a day, and each show is being conducted at different times, to ensure that we can attend all the three shows at the shortest time possible. There's also one 4D show which we can attend, and the kids also can have unlimited access to some rides, such as bumper car and balloon ride.

The MCs and the trainers of the animals who are staging the shows are also very professional in bringing up the shows with some jokes here and there. However, the shows were being presented in bahasa Indonesia, so foreign tourists might have difficulties in understanding them although they can still enjoy the animals' talents and capabilities during the show. That might be the reason why this attraction might still be appealing for domestic tourists, but not for foreign tourists.

On top of Ancol's entrance fee (12,000 rupiahs per person and 12,000 rupiahs per car), we needed to pay the Gelanggang Samudra's entrance fee of 60,000 rupiahs per person. That would set you back around 72,000 rupiahs (around SGD $10 or USD $7.79) per person, which is quite reasonable. The best way to reach Ancol is to drive your own car or take a cab. Alternatively, you can also take the TransJakarta busway.

More pictures can be found here.

Back in Singapore

Posted by IndraPr on June 20th, 2008 — Posted in happening

I'm now back in Singapore after my mudik holiday to Jakarta for about 1.5 weeks. It was quite a rewarding holiday for me and the family. Managed to take the kids to Ancol, specifically the Gelanggang Samudra and Dunia Fantasi, and we also had a fruitful 3D2N getaway to Bandung, my hometown.

As usual, I will be uploading the pictures to my Multiply site, soon, hopefully...